Monday, February 13, 2012

Shutter: Membuat Print Screen di Linux Jadi Menyenangkan

Sebelum mengenal Shutter, saya menggunakan software print screen (tangkapan layar) bawaan Gnome ataupun GIMP untuk membuat print screen di Linux. Tool bawaan Gnome berukuran kecil dan sangat ringan tapi sayang fiturnya sedikit sekali. GIMP tentu saja tidak perlu diragukan lagi kemampuannya dalam urusan manipulasi gambar dan foto. Namun jika hanya sekedar membuat screen shot sumber daya yang digunakannya terlalu berlebihan. Kelebihannya kita bisa langsung melakukan editing pada gambar hasil print screen di GIMP. Shutter dengan manis sekali memadukan kemampuan dua software ini. Selain menjadi tool print screen Linux yang cukup ringan, Shutter juga menyediakan opsi untuk pengolahan gambar hasil tangkapan layar.
Instalasi
Di distro Debian dan turunannya seperti Ubuntu, BlankOn, Linux Mint, dkk, aplikasi Shutter kemungkinan sudah tersedia di repository sehingga dapat diinstall menggunakan Synaptic atau terminal.
su
aptitude install shutter
Biasanya Shutter dikelompokkan di menu Accesories.
Fitur
Shutter bisa dibilang menyediakan fitur yang sangat lengkap sebagai perangkat lunak penangkap layar (print screen). Untuk mode pengambilan print screen Shutter menyediakan beberapa pilihan:
  • Advanced dan simple selection
  • Full screen
  • Window
  • Section of window
  • Menu
  • Tooltip
Berikut hasil print screen menu yang diambil menggunakan Shutter:
Print screen tool tip dari salah satu toolbar Shutter:
Selain fitur standar tersebut, Shutter juga menyediakan opsi untuk langsung mengunggah screen shoot ke beberapa situs penyedia jasa berbagi image seperti imageshack.us, FTP, atau ke harddisk di komputer lokal.
Dan yang paling menarik dari aplikasi ini, kemampuannya untuk memberikan berbagai efek pada gambar hasil print screen. Tanpa keahlian khusus pengolahan gambar, pengguna dapat mengaplikasikan berbagai efek menggunakan plugin yang disediakan Shutter. Fitur ini dapat diakses melalu menu Screenshot->Run a plugin... atau klik kanan pada gambar di Shutter atau shortcut Shift+Ctrl+P.
Efek yang disediakan cukup banyak, seperti 1) 3D Rotate, 2) Polaroid, 3) Watermark, 4) Torned Paper, dll.
Setelah mengaplikasikan efek, pengguna langsung mendapatkan print screen keren yang siap diunggah di blog atau digunakan di tulisan lainnya.
Gambar di atas merupakan contoh print screen yang sudah mendapatkan efek 3D Rotate. Dengan Shutter, membuat print screen jadi menyenangkan bukan?