Friday, November 23, 2012

Install Ubuntu Pada Bios UEFI

UEFI (~EFI) adalah firmware interface yang terdapat pada komputer baru terutama 2010 keatas. Tujuannya untuk menggantikan firmware BIOS yang sebelumnya. Postingan ini akan menginformasikan tentang cara instalasi dan booting Ubuntu pada EFI.


Cara Instalasi Ubuntu secara Cepat dan Mudah Via Trial and Error

Jika anda memeliki komputer 2010 ke atas dan anda tidak mengetahui caranya untuk menginstall Ubuntu dalam mode EFI, anda dapat menginstall Ubuntu secara cepat dengan menggunakan langkah-langkah berikut
1. Buat Live CD/ Live USB dari Ubuntu-Secure-Remix 64bits atau Ubuntu (>=12.04.1) 64-bit. Yang lebih direkomendasikan Ubuntu secure remix karena sudah ada Boot-Repair, yang dipakai pada langkah 4.
2. Boot menggunakan Live CD/ Live USB dan pilih "Try Ubuntu"
3. Instalasi Ubuntu dengan cara biasa
4. Jika PC tidak bisa masuk ke Ubuntu tetapi langsung ke Windows Bug #1050940), atau pilihan Windows pada GRUB 2 tidak terdapat windows (Bug #1024383), lakukan booting dengan Ubuntu lagi dan pilih "Try Ubuntu" sekali lagi. Setelah masuk ke sistem jalankan Boot-Repair. Setelah berjalan Boot-Repair, klik pada "Recommended repair", dan Boot-Repair akan mencoba mengkonvert instalasi Ubuntu pada langkah 3 ke mode yang betul. Proses ini akan men fix permasalahan umum, jika tidak fix juga silahkan baca lagi ke bawah.


Instalasi Ubuntu dalam Mode EFI


Memiliki PC dengan firmware EFI tidak berarti anda harus menginstall Ubuntu dalam mode EFI, kita harus memperhatikan hal-hal berikut dulu:

1. Jika OS lain dalam komputer anda (Windows Vista/7/8, GNU/Linux...) terinstall dalam mode EFI, maka anda harus menginstall Ubuntu dalam mode EFI juga.

2. Jika OS lain dalam komputer anda (Windows, GNU/Linux...) terinstall dalam mode Legacy (bukan-EFI), anda harus menginstall Ubuntu dalam mode Legacy juga.

3. Jika Ubuntu hanya satu sistem Operasi di komputer anda, tidak masalah mau mode EFI atau bukan

Prinsip Umum


Untuk menginstall Ubuntu dalam mode EFI:
1. Gunakan Ubuntu 64 bit (Ubuntu 32 bit tidak mendetek EFI)
2. Setup firmware (BIOS) supaya boot dalam mode UEFI
3. Lalu
  • Jika anda memilih install otomatis pada saat proses penginstallan ("Install Ubuntu alongside others" atau "Erase the disk and install Ubuntu"). Penting, jika telah terinstall Windows sebelumnya jangan memilih "Erase the disk and install Ubuntu". karena akan menghapus Windows dan datanya
  • Jika anda menggunakan partisi manual ("Something else"), anda harus membuat partisi EFI



Membuat Partisi EFI

Partisi EFI dibutuhkan oleh Ubuntu untuk instalasi dalam mode EFI via manual Ubuntu installer. 
1. Sejak Ubuntu 12.04, dimungkinkan untuk menggunakan partisi yang sudah ada digunakan oleh Windows7 EFI partition (tanpa harus memformatnya). Jika anda menggunakan Ubuntu versi sebelumnya atau ada beberapa instalasi GNU/ Linux lainnya dalam mode EFI, amannya anda membuat kembali partisi baru EFI.
2. Partisi EFI dapat dibuat dengan menggunakan versi terbaru Gparted (sudah terdapat di Ubuntu 12.04), dan kita harus mengbuat attribut berikut ke partisinya melalui gparted:
  • Mount point: /boot/efi (catatan: untuk partisi manual tidak usah membuat mount point seperti ini karena Ubuntu Installer akan mendetek secara otomatis)
  • Ukuran: antara 100MB dan 250MB
  • Type: FAT32
  • Lainnya: harus berlokasi di start of a GPT disk, dan harus memiliki "boot" flag.
Sumber : http://www.patenpisan.com/2012/11/uefi-pada-ubuntu.html

Install AWN di Ubuntu 12.10

Avant Window Navigator(AWN) adalah dock terpopuler yang telah dihapus dari repositori resmi Ubuntu 12.10 dan sudah 2 tahun tidak dikembangkan lagi, tapi menurut saya dock ini lebih stabil dibangding dock lain, untuk install AWN di ubuntu bisa menggunakan PPA dari WebUpd8.
Cara Instalasi:
sudo add-apt-repository ppa:nilarimogard/webupd8 
sudo apt-get update 
sudo apt-get install avant-window-navigator


Sumber : http://www.webupd8.org/2012/11/how-to-install-avant-window-navigator.html

Monday, November 19, 2012

Hostapd, aplikasi Wifi Router untuk Linux

Hostapd adalah aplikasi yang dapat kita gunakan untuk membuat laptop/PC kita menjadi wifi router, mungkin sama dengan aplikasi connectivity di Windows (dan beberapa aplikasi lain di Windows). Hostapd adalah aplikasi wifi router untuk Linux. Di sini yang akan kita pelajari adalah cara melakukan instalasi dan mengatur akses point menggunakan Hostapd di Ubuntu (karena Linux Mint merupakan salah satu varian Ubuntu, kita juga dapat menggunakannya untuk Linux Mint).
Berikut ini langkah-langkah yang diperlukan agar kita dapat menggunakan Hostapd di Ubuntu dan variannya.

Mengecek Wifi Card pada Laptop


Hal pertama ialah mengecek wifi apakah suport untuk menjalankan Hostapd. berikut perintahnya :

1
lspci -k | grep -A 3 -i "network"

dan outputnya seperti ini :
0b:00.0 Network controller: Atheros Communications Inc. AR928X Wireless Network Adapter (PCI-Express) (rev 01) Subsystem: Quanta Microsystems, Inc EM303 802.11bgn Wireless Mini PCIe Card [AR9281] Kernel driver in use: ath9k Kernel modules: ath9k

pada Kernel Modules menunjukan bahwa kartu wifi yang saya gunakan adalah ath9k

sekarang bagaimana melihat rincian interface yang saya gunakan.

1
modinfo ath9k | grep 'depend'

outputnya seperti ini :
depends: ath9k_hw,ath9k_common,mac80211,cfg80211,ath

modinfo menunjukan bahwa wifi card yang saya pakai ialah mac80211 ini berarti wifi card saya suport untuk menggunakan Hostapd

Beberapa Driver wifi card yang di suport oleh Hostapd

jika wifi card yang di pakai teman-teman didukung oleh Hostapd seperti pada daftar di atas maka mari kita ketahap selanjutnya. jika tidak, berarti tidak bisa ke tahap berikutnya (udah kayak main game saja eee... :D)

Menginstall Hostapd

Langkah selanjutnya ialah menginstall Hostapd, berikut perintah untuk menginstall Hostapd pada ubuntu. (sesuaikan saja dengan distro yang di pakai teman-teman :D)
1
sudo apt-get install hostapd

Konfigurasi Hostapd

Untuk file Konfigurasi terletak pada /etc/hostapd/hostapd.conf berikut perintah untuk memanggilnya :
1
sudo nano /etc/hostapd/hostapd.conf
jika hostapd.conf tidak ada pada direktori hostapd silahkan buat sendiri. untuk teks editor silahkan di pilih sesuai selera, bisa pakai gedit, vim dan lain-lain. pada perintah diatas saya pakai nano :D.
Untuk Konfigurasinya saya tulis seperti ini (silahkan copas atau ketik sendiri)
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
interface=wlan0
driver=nl80211
ssid=dontMessWithVincentValentine **untuk nama SSID silahkan ganti sesuai selera
hw_mode=g
channel=6
macaddr_acl=0
auth_algs=1
ignore_broadcast_ssid=0
wpa=3
wpa_passphrase=TesTWifI **untuk password juga silahkan ganti
wpa_key_mgmt=WPA-PSK
wpa_pairwise=TKIP
rsn_pairwise=CCMP

Mengatur DHCP Server

hostapd sudah berjalan dengan baik, sekarang ialah mengatur DHCP Server agar client mendapat IP ketika mengakses Akses Point. Untuk mengistall DHCP cukup mudah dengan perintah :
1
sudo apt-get install dhcp3-server
kemudian edit file yang terletak pada /etc/dhcp/dhcpd.conf sebagai berikut ; (tinggal di sesuaikan sesuai selera :D)
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
ddns-update-style none;
ignore client-updates;
authoritative;
option local-wpad code 252 = text;
subnet
10.0.0.0 netmask 255.255.255.0 {
# --- default gateway
option routers
10.0.0.1;
# --- Netmask
option subnet-mask
255.255.255.0;
# --- Broadcast Address
option broadcast-address
10.0.0.255;
# --- Domain name servers, tells the clients which DNS servers to use.
option domain-name-servers
10.0.0.1, 8.8.8.8, 8.8.4.4;
option time-offset
0;
range 10.0.0.3 10.0.0.13;
default-lease-time 1209600;
max-lease-time 1814400;
}

Langkah Terakhir


Untuk Langkah terakhir ialah tinggal membuat bash agar NAT dapat berbagi internet dalam satu interface network agar client dapat terhubung melalui Hostapd.
buat file dengan nama terserah :D, saya mengikuti nama bash sesuai blog yang saya ikuti yaitu initSoftAP, kemudian Copas scrit bash berikut!
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
#!/bin/bash
#Initial wifi interface configuration
ifconfig $1 up 10.0.0.1 netmask 255.255.255.0
###########Start DHCP, comment out / add relevant section##########
dhcpd wlan0 &
###########
#Enable NAT
iptables --flush
iptables --table nat --flush
iptables --delete-chain
iptables --table nat --delete-chain
iptables --table nat --append POSTROUTING --out-interface $2 -j MASQUERADE
iptables --append FORWARD --in-interface $1 -j ACCEPT
sysctl -w net.ipv4.ip_forward=1
#start hostapd
hostapd /etc/hostapd/hostapd.conf 1>/dev/null
simpan dengan nama initSoftAP pada folder /home (terserah mau simpan dimana yang penting bisa dipanggil untuk di eksekusi :D). Kemudian rubah permision file agar dapat di eksekusi dengan perintah :

1
chmod +x initSoftAP
sedankan untuk menjalankannya tinggal memanggil file initSoftAP dengan perintah :
1
sudo ./initSoftAP wlan0 eth0
sedangkan untuk modem tinggal menganti eth0 menjadi ppo0
Sekian dulu, semoga bisa membantu