Showing posts with label Windows Applications in Linux Mint. Show all posts
Showing posts with label Windows Applications in Linux Mint. Show all posts

Wednesday, January 18, 2012

Membuat USB Bootable Windows 7 dari Linux Mint

Berawal dari sebuah pertanyaan teman; Bisakah cara membuat USB Bootable Windows 7, akhirnya bertemu dengan sebuah aplikasi (tool) yang berfungsi untuk membuat USB Bootable Windows 7--tentunya setelah berselancar dengan Google--, yaitu WINUSB.
WinUSB merupakan aplikasi yang memungkinkan bagi kita untuk membuat sebuah Windows USB Install dari Linux OS hanya dengan dua kali klik. Aplikasi ini dapat digunakan untuk membuat USB serta dapat digunakan baik menggunakan ISO maupun DVD sebagai source.
WinUSB hadir baik dalam tampilan grafis (GUI) maupun dalam command line di Terminal.

Sebelum dapat menggunakan WinUSB terlebih dahulu kita harus menginstall aplikasi ini terlebih dahulu dalam sistem yang kita gunakan.

Cara install WinUSB di Linux Mint menggunakan PPA:
Buka Terminal (Ctrl+Alt+T) dan ketik command line:

     $ sudo add-apt-repository ppa:colingille/freshlight
     $ sudo apt-get update
     $ sudo apt-get install winusb

Jika tidak ingin menambahkan PPA sebagai repository, kita juga dapat melakukan download WinUSB (.deb) di sini.

Cara Membuat Windows USB Install (Bootable USB for Windows) dengan WinUSB:
1. Menggunakan tampilan grafis WinUSB (GUI).
    a. Pastikan USB Flashdisk yang memiliki kapasitas minimal 4 Gb. 
    b. Buka WinUSB (Menu/Applications ->System Tools ->WinUSB)

     c. Buka ISO File Windows (ISO sebagai source) di From a disk image
         Jika menggunakan CD/DVD, otomatis muncul di From a CD/DVD Drive
         USB Flashdisk juga akan terbaca otomatis di Target device
         (jika lebih dari satu, silahkan pilih yang diinginkan)
    d. Klik Install setelah semuanya siap.
    e. Silahkan restart untuk mencoba Bootable USB Windows di Flashdisk

2.  Menggunakan command line di Terminal:
     a. Buka Terminal (Ctrl+Alt+T)
     b. Format drive dan menginstall ISO ke drive, ketik command line:

         $ sudo winusb --format <iso path> <device>

     c. Install Windows 7 pada partisi NTFS dan mengedit MBR device, ketik:

         $ sudo winusb --install <iso path> <partition>

Ketika mencoba WinUSB grafis, USB Bootable Windows 7 berhasil dibuat dan berfungsi dengan baik, sedang untuk versi TUI (menggunakan command line di Terminal) belum sempat mencoba.

Selamat mencoba, semoga bermanfaat...

Sumber:


Sunday, January 8, 2012

QiOO, aplikasi al-Qur'an yang terintegrasi di OpenOffice/LibreOffice

Ketika kita menggunakan Office di Windows, kita mengenal Qur'an in Word sebagai aplikasi add-ins yang memudahkan kita mengutip dan menampilkan ayat-ayat al-Qur'an (beserta terjemahnya) di Microsoft Word.
Setelah Googling, ternyata ada juga aplikasi sejenis ini yang dapat digunakan di OpenOffice/LibreOffice, yaitu Qur'an ini OpenOffice (QiOO).
Untuk membuat QiOO terintegrasi dalam OpenOffice/LibreOffice, langkah yang harus dilakukan adalah:

2. Letakkan hasil download di Home (co-pas)
3. Ekstrak file QiOO di Home
4. Buat direktori .fonts (harus pakai titik) di Home
5. Buka direktori QiOO, copy file ScheherazadeRegOT.ttf dan letakkan (paste) ke dalam direktori .fonts (untuk memunculkan folder .fonts tekan Ctrl+H)
6. Buka OpenOffice/LibreOffice Writer   
    Menu/Applications ->Office ->OpenOffice/LibreOffice Writer
7. Buka Extension Manager (Tools -> Extension Manager), lalu klik Add, cari file QiOO-0.4b.oxt (atau sesuai dengan versi yang didownload, "Home/QiOO") kemudian tekan Open. 


8. Close dialog box, kemudian aktifkan Enable CTL (Complex Text Language)
    Tools ->Option ->Language Settings ->Languages -> Enabled for CTL (centang)


9. Restart OpenOffine/LibreOfficeWriter, jika berhasil maka akan muncul menu baru di antara Tools dan Windows, yaitu Al Qur'an. Klik Al Qur'an untuk memulai QiOO.
Dialog Menu QiOO

Contoh ayat dan terjemah dari QiOO


Jika ingin mendownload Tutorial Instalasi QiOO, silahkan download di sini


Semoga bermanfaat...



Baca juga di: QiOO, Qur'an in Word di OpenOffice



Saturday, December 31, 2011

Uninstall Aplikasi di dalam Wine

Sebagaimana menginstall aplikasi Windows di dalam Linux bisa dilakukan menggunakan Wine, maka uninstall aplikasi (remove programs) dari dalam Wine pun tentu bisa dilakukan.

Cara uninstall aplikasi Windows di dalam Wine:


1. Buka Uninstall Wine Software:

   Start menu ->Wine ->Uninstall Wine Software (Linux Mint 10 dan 11)
   Start menu ->Other ->Uninstall Wine Software (Linux Mint 12 Gnome dan MATE)
   Applications ->Other ->Uninstall Wine Software (Linux Mint 12 Classic Gnome)



2. Klik pada menu yang hendak di uninstall (remove) kemudian klik remove.
3. Tunggu proses uninstall (remove) selesai, proses uninstall (remove) berhasil jika nama aplikasi hilang dari daftar (list) aplikasi di Wine.

Mudah kan? semoga bermanfaat...



Bisakah mencetak dokumen menggunakan Microsoft Office di Linux Mint?

Ketika kita menggunakan Microsoft Office (katakanlah Word) untuk membuat dokumen, maka biasanya kita pun akan mencetak (print) dokumen tersebut menggunakan aplikasi yang sama.

Ini tidak akan menjadi masalah ketika kita membuat dokumen di Windows, lalu bagaimana jika kita membuat dokumen di Linux Mint menggunakan Microsoft Office Word? Dapatkah kita mencetaknya langsung dari Microsoft Office Word?
Jawabannya tentu saja BISA. Caranya kita harus menginstall
printer di Wine terlebih dahulu. Mengapa harus menginstall printer di Wine? Karena meskipun Wine berada di dalam Linux, sebenarnya Wine memiliki sistem operasi yang terpisah, jadi harus melakukan instalasi printer untuk dapat mencetak dokumen dari aplikasi di dalam Wine.

Cara install printer di Wine:

1. Buka driver Printer di Terminal (boleh lewat Eksplorer maupun Terminal)
2. Setelah berada di direktori Printer, ketik command line:
   
    wine setup.exe

3. Ikuti instruksi berikutnya seperti ketika menginstall Printer di Windows.
4. Setelah proses instalasi selesai, maka kita bisa mencetak dokumen secara
    langsung dari aplikasi Microsoft Office dalam Wine.

atau kita juga bisa melakukannya dengan cara membuka dokumen di OpenOffice (Libre Office) kemudian mencetaknya langsung (sebagian besar Printer otomatis yang terbaca dan terinstal di Linux Mint selama tahun produksi Printer lebih tua dari Linux Mint yang digunakan).

Bagaimana? Mudah kan? Semoga bermanfaat...

Ketika Ikon Aplikasi Microsoft Office Tidak Berfungsi

Kasus ini terjadi ketika penulis selesai menginstall Microsoft Office 2007 di Linux Mint 10 Julia (Penulis tidak tahu apakah hal tersebut terjadi di Linux Mint 11 Katya atau tidak tapi yang jelas ini juga terjadi ketika penulis menggunakan Linux Mint 12 Lisa dalam tampilan classic Gnome). Ketika mencoba membuka aplikasi Office di Wine (Start menu ->Wine ->Aplikasi Office) ternyata aplikasi tidak dapat dibuka.


Untuk mengatasi hal ini, solusi yang dapat dilakukan adalah:
1. Tekan ALT + F1 di sembarang tempat di Desktop.
2. Arahkan pointer pada Wine ->Programs ->Microsoft Word ->Aplikasi Office.
3. Klik kanan pada aplikasi Office yang diinginkan kemudian pilih:
   
   add this launcher to panel (jika ingin menempatkan ikon di panel)


    add this launcher to desktop (jika ingin menempatkan ikon di desktop)


4. Silahkan buka aplikasi Office dari ikon yang telah kita buat.

Selamat mencoba, semoga bermanfaat...

Menyempurnakan Instalasi Microsoft Office di Linux Mint

Setelah selesai melakukan instalasi Microsoft Office di Linux Mint menggunakan Wine, kemudian mencoba aplikasi Microsoft Office, Powerpoint tidak mau dibuka.

Agar aplikasi Microsoft Office dapat digunakan di Linux Mint secara utuh, maka perlu dilakukan finalizing (penyempurnaan) terhadap proses instalasi yang telah dilakukan.

Cara melakukan finalisasi Microsoft Office:
1. Buka Konfigurasi Wine
    Start menu ->Wine ->Configure Wine (Linux Mint 10 dan 11)
    Start menu ->Other ->Configure Wine (Linux Mint 12 Gnome dan MATE)
    Applications ->Other ->Configure Wine (Linux Mint 12 Classic Gnome)



   (Untuk Mint 12 Jika di Menu Muncul Wine maka Configure Wine ada di Wine)


2. Klik tab Libraries, kemudian ketik di New override for library:
     riched20  klik add, tulis lagi di New override for library:
     usp10  klik add
3. Klik riched20 kemudian pilih Edit lalu klik checkbox Native (Windows) di dialog box Edit Override, lalu tekan OK.


4. Klik apply lalu OK atau langsung OK
5. Sekarang silahkan buka Powerpoint, maka kini Powerpoint dapat dibuka dan siap digunakan.

Terima kasih, semoga bermanfaat...

Install Microsoft Office di Linux Mint

Untuk menginstall Microsoft Office di Linux Mint, maka yang kita butuhkan adalah Wine. Jadi, pastikan Wine telah terinstall di Linux Mint sebelum kita memulai instalasi Microsoft Office di Linux Mint.


Langkah instalasi Microsoft Word di Linux Mint:

1. Buka direktori (folder) Microsoft Office di Terminal (boleh dari eksplorer atau dari Terminal).
     misal: Direktori (Folder) Office2007 ada di direktori Windows di drive Master, maka ketika sudah masuk ke direktori Office di Terminal akan terlihat:

      nama Home anda /media/Master/Windows/Office2007 $

     misal (nama Home: anam, nama komputer: anam-AO532h), maka hasilnya:

      anam@anam-AO532h /media/Master/Windows/Office2007 $

     Kemudian ketik command line:

      $ wine setup.exe

     Enter dan masukkan password root

2. Command line di atas akan memunculkan dialog box untuk melakukan instalasi Microsoft Office sebagaimana ketika kita melakukan instalasi di Windows, silahkan ikuti instruksinya hingga selesai.

3. Setelah selesai, cek ikon Microsoft Office di Wine (Start menu -> Wine)

4. Silahkan mencoba Microsoft Office di Linux Mint dengan cara:
  • Start menu ->Wine -> Aplikasi Office (Linux Mint 10 dan 11)
     Start menu ->Wine ->Microsoft Word 2007 (misal yang akan dibuka Word)

  • Applications ->Wine ->Programs ->Microsoft Office ->Aplikasi Office (Linux Mint 12 Classic Gnome)
  • Start menu ->All Applications ->Aplikasi Office (Mint 12 Gnome)
  • Start menu ->Other->Aplikasi Office (Mint 12 MATE)

Selamat mencoba, semoga bermanfaat...

Friday, December 30, 2011

Install Aplikasi Windows di Linux Mint

Kadang ketika kita sudah familiar dengan sesuatu maka kita cenaderung berat untuk meninggalkan sesuatu itu dan berpindah pada sesuatu yang masih asing bagi kita. Demikian juga dengan sistem operasi yang kita gunakan. Kita cenderung enggan untuk bermigrasi dari Windows ke Linux (apapun variannya) karena kita sudah merasa begitu akrab dan familiar dengan aplikasi-aplikasi Windows.

Di Ubuntu dan variannya (termasuk Linux Mint), hal tersebut sebenarnya tidak menjadi masalah, karena kita dapat menginstall aplikasi Windows yang kita inginkan (biasanya Microsoft Office yang sering dikeluhkan) di Linux dengan menggunakan aplikasi bernama Wine.


Cara install aplikasi Windows menggunakan Wine:

1. Pastikan Wine telah terinstall.
2. Jika aplikasi yang akan kita install kompleks (bukan hanya terdiri dari satu file)
    misalnya: Microsoft Office, maka langkahnya:
        $ sudo wine setup.exe

3. Jika aplikasi yang kita install hanya terdiri dari satu file (.exe), maka langkahnya:
        $ sudo wine (nama file).exe

        misal:

        $ sudo wine kamus_2.04.exe
  • Aplikasi akan langsung terbuka dan dapat kita gunakan.
Catatan:
Untuk aplikasi dengan file tunggal (.exe), setelah kali pertama kita jalankan dengan cara di atas, maka jika kita ingin membukanya kembali kita bisa langsung membukanya melalui explorer dengan terlebih dulu mengaktifkan execute-nya:
  • Buka folder tempat aplikasi berada
  • Klik kanan pada aplikasi kemudian pilih Properties
  • Klik tab Permission dan centang Allow executing file as Program kemudian close
    • Sekarang untuk membuka aplikasi tersebut kita tinggal double click pada file .exe nya

    Terima kasih, semoga bermanfaat...



    Install Wine di Linux Mint

    Wine adalah aplikasi di Linux yang berfungsi seperti jembatan bagi instalasi aplikasi Windows di Linux. Artinya, dengan menggunakan Wine kita dapat menginstall aplikasi Windows di Linux.

    Cara install Wine di Linux Mint:

    1. Menggunakan apt-get (online installation)
         Buka Terminal (Ctrl + Alt + T, shortcut buka Terminal), ketik command line:

         $ sudo apt-get update
         $ sudo apt-get install wine

    2. Menggunakan dpkg -i (offline installation)
            $ cd wine
            $ sudo dpkg -i *.deb
    • Setelah proses selesai, silahkan close Terminal dan Wine siap digunakan.
    Semoga bermanfaat...