Showing posts with label Office in Linux. Show all posts
Showing posts with label Office in Linux. Show all posts

Monday, June 4, 2012

Menambah Font Microsoft Office ke LibreOffice lewat Terminal

Secara default, font LibreOffice tidak sekaya font yang terdapat di Microsoft Office. Bahkan font yang paling populer di Microsoft Office (Times New Roman) tidak ada di LibreOffice padahal banyak dari kita yang sudah terlalu  familiar dengan font ini.

Kita sebenarnya dapat menambah font di LibreOffice sesuai dengan yang kita inginkan baik dengan via terminal ataupun dengan cara lain. 

Kali ini kita akan mencoba menginstall font khas Microsoft Office ke LibreOffice via terminal.

Langkahnya sebagai berikut:
1. Buka Terminal (Ctrl+Alt+T)
2. Ketik Command line:
    

    sudo apt-get install ttf-mscorefonts-installer


   Ketika selesai, maka akan terinstal font khas Microsoft Office berikut:


    Andale Mono
    Arial Black
    Arial (Bold, Italic, Bold Italic)
    Comic Sans MS (Bold)
    Courier New (Bold, Italic, Bold Italic)
    Georgia (Bold, Italic, Bold Italic)
     Impact
    Times New Roman (Bold, Italic, Bold Italic)
    Trebuchet (Bold, Italic, Bold Italic)
    Verdana (Bold, Italic, Bold Italic)
    Webdings



Mudah bukan?....

Sumber: Komentar Aktif Kreatif di Grup Linux Mint Indonesia atas pertanyaan Achmad Fauzi "caranya nginstall times new roman libre gimana? makasih"


Sunday, May 27, 2012

Konversi word to pdf tanpa software di Linux

Bagi pengguna Linux, sebenarnya ini mungkin tidak layak untuk di share, karena terlalu mudah dan sederhana.

Konversi word, excel, atau powerpoint dapat dilakukan di Linux tanpa harus menggunakan software tambahan untuk melakukan konversi. Mengapa demikian?
Karena software office di Linux (terutama Ubuntu dan turunannya dengan OpenOffice ataupun LibreOffice-nya) memungkinkan kita langsung melakukan proses konversi ke pdf dari office.


Berikut ini cara untuk mengkonversi dari word ke pdf di LibreOffice:
1. Buka file  yang akan dikonversi menggunakan LibreOffice
2. Setelah terbuka, kemudian proses konversi dapat dilakukan hanya dengan klik File, kemudian export as pdf..., yang akan memunculkan menu berikut:
     Pilih All, jika kita ingin mengkonversi semua halaman ke pdf
     Klik page, kemudian tulis nomor halaman yang kita inginkan untuk dikonversi
     ke pdf
     Kemudian klik Export, yang akan memunculkan menu:
    silahkan beri nama file pdf anda (ingat, harus diberi ekstensi .pdf, contoh:
    coba.pdf), kemudian tentukan letaknya dan klik save.

3. Silahkan buka folder/direktori tempat kita menyimpan file konversi kita, dan kita akan menemukan file .pdf yang baru kita konversi dari word atau aplikasi office lainnya.

Semoga bermanfaat....




Tuesday, March 27, 2012

pdf to word menggunakan LibreOffice

Setelah melakukan googling dan mencoba beberapa cara untuk melakukan konversi file .pdf ke word di linux, ternyata konversi pdf to word di linux dapat kita lakukan langsung dengan menggunakan LibreOffice (OpenOffice).
Namun demikian, kita tidak bisa langsung menggunakan fasilitas pdf to word secara otomatis (langsung) karena terlebih dahulu kita harus menambah ekstensi pada LibreOffice agar mampu mengimpor file berbentuk pdf.
Ekstensi yang kita tambahkan adalah Sun Pdf Importer.
Untuk keterangan lebih lanjut, silahkan baca di sini
Sedangkan tentang ekstensi apa saja yang bisa kita tambahkan di LibreOffice dapat dilihat di sini
Admin belum bisa berkomentar lebih banyak karena baru membaca dan belum sempat mencoba....

Saturday, January 7, 2012

Menambah Font di Linux Mint

Harus diakui bahwa jumlah default fonts di Linux Mint jauh lebih sedikit dibandingkan dengan default fonts di Windows. Perbedaan jumlah font sangat terasa ketika menggunakan aplikasi pengolah dokumen (office), sehingga beberapa orang merasa tidak nyaman dengan keterbatasan default fonts yang ada di Linux Mint.

Sebenarnya, kita dapat dengan mudah menambah font di Linux Mint--bahkan kita dapat dengan mudah memasukkan semua font yang ada di Windows ke Linux Mint.
Silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini:

Sebelum menambah font:
1. Buka direktori Home (klik/double click pada ikon Home di desktop)
2. Buat direktori .fonts (ingat harus didahului dengan titik)
    Klik kanan, pilih Create New Folder, beri nama folder/direktori; .fonts, Enter

Menambah font:
1. Menambah Font Windows di Linux Mint
    - Copy font dari Windows (C:/Windows/Fonts) ke folder tertentu (misal Fonts)
      di Flashdisk
    - Hubungkan flashdisk dengan USB Port di Komputer Linux Mint
    - Buka folder/direktori Fonts di Flashdisk kemudian copy semua file di dalamnya
    - Buka Home, kemudian tekan Ctrl+H
    - Buka folder/direktori .fonts, kemudian tempatkan file-file font yang dicopy dari
      Flashdisk (Klik kanan pilih Paste)
    - Silahkan buka OpenOffice/LibreOffice, dan font yang kita copy otomatis akan
      terbaca di tab pilihan font.

2. Menambah Font Arab di Linux Mint
     Secara default, ketika kita menambah input keyboard dengan Arabic agar Arabic Enabled, maka font default huruf Arabnya biasanya kurang menarik. Untuk itu perlu ditambah (diinstall) font-font Arabic lain sesuai yang kita inginkan.
     - Download font Arab yang diinginkan. Gunakan Search engine (Google, misal)
     - Copy file font (.ttf) hasil download.
     - Buka Home, kemudian tekan Ctr+H
     - Buka direktori .fonts dan tempatkan (paste) file font hasil download di sini.
     - Silahkan cek Arabic font baru dengan membuka LibreOffice Writer/lainnya.

3. Menambah Font lain sesuai yang diinginkan.
     Caranya sama dengan menambah Arabic font:
     - Cari di search engine (misal: Google)
     - Copy file hasil download (.ttf)
     - Buka Home, tekan Ctrl+H
     - Buka .fonts lalu paste file hasil download di sini.
     - Silahkan cek dengan membuka OpenOffice/LibreOffice

Mudah kan?, semoga bermanfaat...

Friday, January 6, 2012

Membuat Linux Mint Arabic Enabled (Bisa untuk Menulis Huruf Arab)

Sebenarnya membuat Linux Mint Arabic Enabled (dapat digunakan untuk menulis huruf Arab) tidaklah sulit. Kita cukup mengubah setting input keyboard dengan menambahkan bahasa Arab, dan Linux Mint sudah bisa digunakan untuk menulis huruf Arab.

Cara mengubah setting input keyboard pada Linux Mint 10 dan 11:
  • Menu → Preference → Keyboard.
  • Pilih Layouts → Add

  • Pilih by language dan di tab language pilih Arabic yang akan menampilkan display Arabic keyboard kemudian klik Add.
  • Pilih apply system wide
  • Masukkan password anda (yang dibuat ketika pertama install Linux Mint)
  • Close dialog keyboard
  • Jika berhasil akan muncul ikon keyboard di panel bar (bawah)
  • Buka aplikasi untuk menulis (gedit atau OpenOffice Writer) kemudian klik ikon keyboard dan pilih Arabic jika kita ingin menulis huruf Arab
Cara mengubah setting input keyboard pada Linux Mint 12:
  • Buka System Setting
          Menu ->System Tools ->System Setting (GNOME/MATE)
          Application ->System Tools ->System Setting (GNOME Classic)
          User Name/CPU Name (panel atas), klik System Setting (GNOME)

  • Pilih Keyboard layout
  • Klik Layout
  • Klik plus (+)
  • Klik Arabic, pilih Add
  • Close Keyboard layout
  • Di panel (atas untuk Gnome, dan bawah untuk MATE) akan muncul pilihan bahasa (english dan arabic)
  • Untuk menulis Arab (baik di LibreOffic, gedit, ataupun aplikasi yang lain), buka aplikasi yang akan digunakan, kemudian klik pilihan bahasa, klik pada Arabic untuk memulai menulis huruf Arab.
Tampilan Arabic Keyboard

Mudah kan?, semoga bermanfaat...


Thursday, January 5, 2012

LibreOffice Impress, Office Powerpoint-nya Linux Mint 12

LibreOffice Impress sebenarnya merupakan tool hebat untuk membuat presentasi multimedia yang efektif. Presenta dibangun dalam tampilan klip 2D maupun 3D, penuh efek khusus dan juga animasi serta berbagai drawing tools yang hebat. Dalam bahasa sederhana, aplikasi LibreOffice ini adalah Powerpoint-nya LibreOffice.
Tampilan LibreOffice Impress
Bagi pemula, belajar LibreOffice Impress tidaklah sulit, apalagi jika ia sudah terbiasa menggunakan Microsoft Office Powerpoint. Ada banyak persamaan yang dimiliki LibreOffice Impress dengan Microsoft Office Powerpoint, baik dari sisi tampilan maupun perintah-perintah operasi.

Kita juga dapat membuka file Powerpoint sekaligus juga menyimpan hasil pekerjaan di LibreOffice Impress dalam format yang dapat digunakan dalam Microsoft Office Powerpoint. Default file format LibreOffice Impress adalah .odp (ODF presentation) dan default folder (directory) penyimpanan adalah Home/Documents.

Cara menyimpan dalam format selain .odp:
1. Simpan (Ctrl+S /Ctrl+Shift+S)
2. Ketik nama file sekaligus ekstensi yang diinginkan (misal: presentasi.pptx) Enter
3. Jika muncul dialog box notifikasi klik tab Keep Current Format

Selain itu, LibreOffice Impress juga memungkinkan kita untuk menyimpan (mengekspor) presentasi yang dibuat di dalamnya dalam bentuk .pdf, maupun .swf (format Flash) dengan cara:
1. Menyimpan (mengekspor) ke format .pdf.
    Klik File ->Export as PDF (ketik nama dan ekstensi, misal: present.pdf) Enter.
2. Mengekspor ke format Flash (.swf)
    Klik File -> Export.....   
    Pada dialog box yang muncul ketik nama dan ekstensi yang diinginkan, misal:
     presentasi.swf.
    Atau scroll down pada File type, kemudian klik pada Macromedia Flash (SWF)

Silahkan juga kunjungi offisial site Libre Office yang memberi gambaran tentang LibreOffice Impress.

Terima kasih, semoga bermanfaat...

LibreOffine Calc, Office Excel-nya Linux Mint 12

LibreOffice Calc adalah spreadsheet yang memiliki fungsi untuk mengolah data numeric, data base dan kemudian melakukan tabulasi, membuat ringkasan data serta mengubah data yang ada menjadi sebuah informasi bermakan.  Lebih mudahnya fungsi LibreOffice di Linux Mint sama dengan fungsi Microsoft Office Excel di Windows.
Tampilan LibreOffice Calc
Banyak persamaan yang dimiliki LibreOffice Calc dengan Microsoft Office Excel, sehingga bagi pengguna baru tidak akan mengalami kesulitan yang cukup berarti ketika ia telah terbiasa menggunakan Microsoft Office Excel.

Kita pun dapat membuka dan mengolah data yang dibuat di Microsoft Office Excel di LibreOffice Calc, sekaligus juga dapat menyimpannya dalam berbagai format sesuai yang kita inginkan (.xls, .xlsx, dll).

Default format file LibreOffice Calc adalah .ods (Open Office Format/ODF Spreadsheet) dan default folder penyimpanannya adalah Home/Downloads.

Cara menyimpan dalam format selain .ods:
1. Simpan file (Ctrl+S / Ctrl+Shift+S)
2. Namai file sesuai dengan yang dikehendaki sekaligus ditambah dengan ekstensi yang diinginkan (coba.xls, coba.xlsx, dll) dan tentukan letak file kemudian Enter.
3. Jika ingin melihat ekstensi apa saja yang ada klik kolom di belakang All Format di bagian bawah kemudian gunakan anak panah ke bawah

4. Jika muncul dialog box notifikasi, pilih Keep Current Format.

5. Jika ingin disimpan dalam format .pdf, klik File ->Export as PDF (namai file sekaligus diberi ekstensi .pdf)

Informasi lebih lanjut tentang LibreOffice Calc silahkan klik di sini

Terima kasih, semoga bermanfaat...

LibreOffice Writer, Office Word-nya Linux Mint 12

LibreOffice Writer dapat dikatakan sebagai Office Word-nya Linux Mint 12 (Ubuntu 11.10). Sebagaimana pendahulunya--OpenOffice Word Processor--, Writer memiliki tampilan yang mirip dengan tampilan Office Word 2003. Perintah operasi yang ada di Writer pun tidak jauh beda dengan Office Word (sebagian besar sama).
Tampilan LibreOffice Writer
Selain itu, LibreOffice Writer dapat dikatakan sebagai Word Processor yang sangat bagus--terkait dengan kemampuannya untuk membaca hampir semua jenis teks--. Ada lebih dari 10 jenis format teks yang dapat dibaca di LibreOffice Writer (bandingkan dengan Office Word yang kemampuan membaca jenis teksnya lebih rendah).

Selain itu, pilihan format penyimpanan file yang dimiliki LibreOffice Writer juga sangat beragam (sama dengan kemampuannya untuk membaca jenis teks). Sehingga dokumen yang kita buat di LibreOffice Writer dapat dipastikan dapat dibuka dan dibaca di Word Processor lainnya (termasuk Office Word--2003, 2007, 2010).

Default format ketika dokumen disimpan dalam LibreOffice Writer adalah .odt (open document text). Jenis ini tidak dapat dibaca semua word processor (termasuk Office Word). Jadi ketika menginginkan agar dokumen yang kita buat di LibreOffice Word dapat dibaca di word processor lain (misal; Microsoft Office Word), maka kita harus merubah ekstensi format file menjadi format yang dapat dibaca di word processor lain (misal: .doc, .docx, .rtf).

Cara menyimpan file dokumen LibreOffice Writer dengan ekstensi selain .odt (.doc, .docx, .rtf, dll):
1. Simpan file dokumen yang kita buat (Ctrl + S / Ctrl + Shift + S)
2. Ketik nama file yang dikehendaki beserta dengan ekstensinya di kolom Name (misal: catatan.docx) kemudian tekan Enter (jika kita tidak mengganti folder penyimpanan, maka secara otomatis file di simpan di Home/Documents)
3. Jika ingin melihat format penyimpanan yang ada di LibreOffice Writer, klik saja di All Format, kemudian gunakan anak panah ke bawah untuk melihatnya)

4. Jika muncul peringatan apakah kita akan menyimpan dalam format yang kita inginkan atau .odt, maka klik tab Keep  Current Format 

5. Jika ingin dokumen yang dibuat tersimpan dalam format .pdf, maka cukup dengan klik File ->Export as PDF (setelah nama file langsung ditambah .pdf) lalu tekan Enter.

Untuk penjelasan lebih lanjut mengenai LibreOffice Writer, silahkan klik di sini.

Semoga bermanfaat...

Wednesday, January 4, 2012

LibreOffice, Office-nya Linux Mint 12

Tidak seperti release sebelumnya, Linux Mint 12 Lisa menggunakan aplikasi pre-installed (aplikasi bawaan) Office baru, yaitu: LibreOfficce. Tidak lagi OpenOffice. Secara umum tidak terdapat banyak perbedaan antara OpenOffice dan LibreOffice karena LibreOffice adalah OpenOffice yang dikomunitaskan.
LibreOffice Start Center

Tampilan LibreOffice pun tidak jauh beda dengan OpenOffice--mirip dengan tampilan Microsoft Office 2003. Demikian juga dengan perintah-perintah yang digunakan di dalamnya.

Contoh Tampilan LibreOffice Writer
Sebagaimana OpenOffice, LibreOffice pun dapat digunakan untuk membuka dan menyimpan file office dalam berbagai format penyimpanan, baik dokumen (.doc, .docx, .rtf, .txt, dll), pengolahan data sheet (.xls, .xlsx, dll), presentasi (.ppt, .pptx, .ppsx, dll).
Contoh Tampilan LibreOffice Calc
Contoh Tampilan LibreOffice Impress

LibreOffice juga memiliki aplikasi untuk melakukan desain grafis sederhana, yaitu LibreOffice Draw. Di sini, kita bisa belajar untuk melakukan desain grafis, memanfaatkan garis dan vektor sebagaimana ketika kita menggunakan CorelDraw di Windows--tentu saja fitur yang dimiliki LibreOffice Draw tidak sekaya CorelDaw--.
Contoh Tampilan LibreOffice Draw

Selain itu, LibreOffice juga memiliki fitur untuk menyimpan apa yang kita lakukan di aplikasi LibreOffice dalam bentuk .pdf. Jadi, ketika ingin menyimpan hasil pekerjaan ke format .pdf kita tidak perlu menggunakan aplikasi lain, cukup dengan klik File -> Export as PDF, klik dan hasil pekerjaan kita akan tersimpan dalam format .pdf.

Pada posting berikutnya, akan diberikan sedikit gambaran mengeni beberapa aplikasi LibreOffice, yaitu:
  1. LibreOffice Writer, Office Word-nya Linux Mint 12
  2. LibreOffice Calc, Office Excel-nya Linux 12
  3. LibreOffice Impress, Office Powerpoint-nya Linux Mint 12
Sengaja gambaran diberikan untuk tiga aplikasi di atas, karena aplikasi yang paling banyak digunakan dalam Office adalah tiga aplikasi di atas.


Untuk penjelasan lebih lanjut silahkan kunjungi office site LibreOffice



Demikian sedikit gambaran tentang LibreOffice, semoga bermanfaat...

Cara Mudah melakukan konversi .pdt to word di Linux Mint

Melakukan konversi dari file .pdf ke word (atau yang lain) di Linux Mint sebenarnya dapat dilakukan dengan mudah. Bahkan kita tidak perlu melakukan instalasi aplikasi tambahan untuk melakukan hal ini. 
Cara mengkonversi file .pdf ke word (file dokumen yang dapat diedit):
  • Buka file .pdf yang akan kita install dengan Document Viewer (jika kita membuka file .pdf di Linux Mint, otomatis akan dibuka di Document Viewer).
Tampilan Document Viewer
  • Blok dokumen yang akan kita convert (jika semua dokumen Ctrl + A/klik Edit -> Select All).
  • Copy dokumen yang sudah diblok (klik Edit -> Copy/Ctrl + C)
  • Buka aplikasi office (boleh openOffice/LibreOffice Writer maupun Microsoft Office Word)
  • Tempatkan dokumen yang dicopy di lembar kerja (klik Edit ->Paste/Ctrl+ V)
Contoh Hasil Konversi di LibreOffice Writer

Contoh Hasil Konversi di Microsoft Office Word 2007
  • Edit dokumen sesuai yang dikehendaki (biasanya dokumen menjadi satu baris ganti paragraf, jadi harus diedit terlebih dahulu sebelum disimpan).
  • Simpan dokumen (Ctrl + S) dengan format dokumen yang dikehendaki (.doc, .rtf, .docx, .odt)
Keterangan:
Konversi file pdf dengan cara ini bisa juga digunakan untuk mengkonversi file ke Excell (LibreOffice Calc).
Konversi file pdf to word dengan Document Viewer hanya bisa mengkonversi dokumen sedang grafik (gambar) tidak ikut terkonversi.

Mudah kan? Semoga bermanfaat...